Guru Tidak Hidup Dari Idealisme Saja

Selagi mengembara di planet bumi, guru, tentu saja ‘butuh makan’. Sejumput ide segar yang digelutinya dalam sebuah pelatihan atau pertemuan, tidak membatalkan hasratnya untuk mengisi ‘lambungnya’ dengan menu yang bergizi.

Ketika kebutuhan perut ‘tidak dilayani dengan baik’, aneka gagasan indah di kepalanya, bisa buyar semua. Hanya dengan ‘perut’ yang terisi dan bergizi, seorang guru bisa menunaikan tugas profesionalnya secara optimal.

Atas dasar itulah, dalam setiap hajatan yang diikuti para guru, ‘urusan perut’ ini, tak pernah diabaikan. Keberhasilan kegiatan itu, berawal dari perhatian serius terhadap ‘urusan daging’ itu.

Tugas negara, dengan demikian, adalah memastikan ‘perut guru tidak diserang gizi buruk’. Dengan perkataan lain, pemerintah mesti memperhatikan secara serius aspek kesejahteraan perut guru. Guru sejahtera, pendidikan kita, bakal lebih maju dan berkualitas. Semoga.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Info Terbaru

Karya Tulis

Opini

Statistik Kunjungan

Name
Age
Phone
🟢 Online Users
0
📊 Today's Visitors
7
📊 Today's Visits
13
📊 Yesterday's Visitors
13
📊 Yesterday's Visits
14
📊 Total Visitors
29817
📊 Total Visits
59696