Yuliana Elfrida Padeng: Best Spiker (Player)” Turnamen PGRI Kecamatan Komodo

Stella Maris ukir prestasi manis dalam turnamen PGRI Kec. Komodo. Tim volley putri tampil sebagai kampium. Sebuah pencapaian yang layak dicatat dengan dawat kencana. Mengapa?

Para guru di lembaga ini, sejauh yang saya catat, tak pernah naik podium tertinggi saat mengikuti event tahunan PGRI Cup. Tahun 2025, sejarah kelam itu, terputus. Stella Maris keluar dari ‘kutukan dewi nasib’ itu. Kali ini, mereka ‘naik takhta juara’, berkat perjuangan yang gigih.

Tanpa ‘mengecilkan’ kontribusi pemain lain, ada satu nama yang menurut saya sukses ‘membetot’ perhatian penonton selama turnamen ini dihelat. Jika supporter diberi kesempatan untuk memilih siapa pemain terbaik kompetisi ini, saya tidak ragu untuk menyebut Yeyen.

Dalam turnamen ini, Yeyen yang bernama lengkap Yuliana Elfrida Padeng, berposisi sebagai outside spiker dan kapten tim. Selain memperlihatkan jiwa ‘leadership’, dirinya juga mengemban sebagai ‘kapten tim’. Sebagai leader, guru Olah Raga ini, tampil nyaris sempurna di atas lapangan.

Ditunjang dengan postur tubuh yang ideal, Yeyen memiliki senjata unggulan dalam mendulang poin. Yeyen tidak hanya unggul dari sisi spike, tetapi juga service yang keras dan akurat. Boleh dibilang ‘service’ sebagai sebuah serangan yang mematikan bagi tim lawan.

Tim Loyola boleh dibilang sebagai ‘korban’ dari dahsyatnya kekuatan service dan spike dari perempuan asal Cewo Nikit itu. Beberapa kali service dari Yeyen tak bisa diantisipasi oleh tim lawan. Spike yang dilancarkannya sering kali ‘tak terbendung’ atau langsung menghunjam di jantung pertahanan lawan.

Selain ‘timing’ yang tepat, Yeyen juga cerdas dalam membaca posisi lawan. Jika tidak ideal untuk melakukan spike, dirinya coba mencari ‘ruang kosong’ melalui passing atas yang menawan. “Jantung saya berdenyut normal, ketika ibu Yeyen menerima bola”, ujar Mega salah satu supporter fanatik tim Stella Maris.

Belum genap setahun mengabdi di Stella Maris, ibu dari satu anak ini, sudah mempersembahkan ‘satu gelar prestisius’ untuk sekolah ini. Ketika Yeyen dalam kondisi prima, maka sulit bagi tim lain untuk menghentikan langkah tim Stella. Para srikandi Loyola menjadi ‘korban’ kegemilangan Yeyen dalam melakukan spike keras.

Turnamen PGRI 2024, Stella Maris ‘tak berdaya’ di hadapan Loyola. Yeyen belum ada saat itu. Boleh jadi, kekalahan itu, salah satunya karena istri dari Epifanius Kartono Tesa itu, belum menjadi bagian dari squad Stella.

Tentu beda cerita jika alumnus Universitas PGRI Adibuana Surabaya itu bergabung dengan pasukan Stella. Kehadiran Yeyen, terbukti membawa warna baru bagi permainan anak-anak Stella. Performa tim terdongkrak sebab Yeyen menjadi ‘penghasil poin’ paling banyak dalam turnamen ini.

Ibu dari bocah Mario ini tidak hanya piawai dalam spike, tetapi juga kuat dalam bertahan dan sesekali menjadi ‘pemberi umpan (tosser) yang memukau. Secara skill, Yeyen berada di level yang berbeda dari pemain lain. Jam terbang pemain jangkung ini tak perlu diragukan lagi. Ibu yang ‘murah senyum’ ini, sudah menekuni olah raga volley sejak usia Sekolah Dasar (SD).

“Kemenangan ini, saya persembahkan untuk lembaga SMK Stella Maris. Terima kasih kepada semua pihak, mulai dari supporter tim official dan rekan-rekan pemain yang sudah berjuang habis-habisan dalam meraih hasil maksimal dalam turnamen ini”, ungkap ibu berusia 29 tahun ini.

Meski dinobatkan sebagai ‘pemain terbaik’ oleh para supporternya, Yeyen tetap tampil rendah hati. Baginya, kerja sama tim jauh lebih penting ketimbang skill individu. “Saya kira, faktor kekompakan dan kerja sama yang baik, membuat tim putri kali ini, tampil luar biasa dalam kompetisi ini’, pungkas Yeyen.

Selamat dan profisiat kepada Yeyen yang telah tampil spektakuler dalam turnamen PGRI edisi 2025. Stella Maris makin manis. Prestasi yang kamu raih ini tentu sangat mengharumkan nama lembaga. Terima kasih untuk semua pemain yang sudah memberikan yang terbaik untuk nama baik lembaga. Jangan pernah puas dengan prestasi yang ada. Kejar dan ukir prestasi hebat lainnya di masa yang akan datang. (Sil Joni).

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Info Terbaru

Karya Tulis

Opini

Statistik Kunjungan

Name
Age
Phone
🟢 Online Users
0
📊 Today's Visitors
1
📊 Today's Visits
1
📊 Yesterday's Visitors
27
📊 Yesterday's Visits
30
📊 Total Visitors
30825
📊 Total Visits
61221