“Mars PGRI” dan Spirit Profesionalisme Guru

“Mars PGRI” dan Spirit Profesionalisme Guru

PGRI abadi
Tetap mempersatukan diri
Dengan nama nan sentosa
Lahir negara kita

PGRI abadi
Bernaung di bawah sang panji
Sinar surya nan merata
Anggotanya bersama

Wahai kaum guru semua
Bangunkan rakyat dari gโ€™lita
Kitalah penyuluh bangsa
Pembimbing melangkah ke muka

Insyaflah kan kewajiban kita
Mendidik mengajar pra putra
Kitalah pembangun jiwa
Pencipta kekuatan negara
(P. Endropranoto)

Lagu ‘Mars PGRI’ ciptaan komponis P. Endropranoto di atas lebih dari sekadar jenis musik dengan irama kuat dan teratur serta tempo yang cepat. Hemat saya, lagu itu sebetulnya ‘membangkitkan semangat juang para guru’ dalam menyalakan obor pengetahuan di negara ini. Guru berada pada garda terdepan dalam ‘membangunkan rakyat dari gulita kebodohan’.

Hari ini, Sabtu (22/11/2025), dua hari jelang Hari Guru Nasional (HGN), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ranting Kec. Komodo menggelar lomaba ‘Menyanyi Mars PGRI’ itu. Tulisan ini merupakan refleksi sekenanya perihal korelasi antara lagu itu dengan profesionalisme guru.

HGN dan Hari Ulang Tahun (H.U.T) Persatuan PGRI diperingati setiap tanggal 25 November. Ketika momen itu tiba, aneka kegiatan seremonial digelar. PGRI Ranting Kec. Komodo misalnya, menggelar beberapa kegiatan seperti pertandingan volley (putra/putri), lomba Mars PGRI, Jalan Sehat, dll.

Drama pemberian apresiasi dan penghargaan terhadap sosok guru diperlihatkan dengan sangat simpatik baik yang difasilitasi oleh negara, maupun atas prakarsa dari lembaga swasta.

Kesadaran tentang pentingnya figur guru dan seabrek peran luhur yang dimainkannya dalam lintasan sejarah peradaban bangsa, begitu mengharukan, meski hanya bersifat sesaat. Setidaknya, pelbagai ekspresi afirmasi terhadap status guru itu, menunjukkan bahwa profesi guru ‘belum luntur dari panggung sejarah’ dan kiprahnya yang tak tergantikan terus dirindukan.

Menarasikan sejarah Indonesia, tanpa menyebut kontribusi korps guru, rasanya sebuah kebohongan sejarah yang memalukan. Para guru (bangsa) tidak hanya bergelut dengan tugas ‘pemanusiaan manusia’, tetapi ikut berjuang dalam upaya merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa.

Sejarah mencatat bahwa setelah kemerdekaan Indonesia, para pengajar (pendidik) di lembaga pendidikan mengadakan Kongres Guru Indonesia yang digelar di Surakarta Jawa Tengah pada 24-25 November 1945. Beragam organisasi dan kelompok guru dengan latar belakang berbeda bersatu demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Salah satu poin dari kongres tersebut adalah berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Sejak kongres itu, seluruh guru di Indonesia menyatakan dirinya bersatu dalam PGRI. Sebagai bentuk penghormatan, Pemerintah Indonesia menetapkan hari lahir PGRI pada 25 November sebagai Hari Guru Nasional yang diperingati setiap tahun.

Itu berarti, secara matematis, usia PGRI per 25 November 2025 sudah 80 tahun. Sebuah rentang usia yang sangat matang dan tidak muda lagi. Momen HUT ke-80 PGRI dan HGN ini diperingati oleh semua guru, termasuk yang berkarya di Mabar; baik guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), maupun para guru honorer (swasta).

Secara nasional, tema yang diusung pada peringatan HGN dan H.U.T PGRI tahun 2025 ini adalah: Guru Bermutu Indonesia Maju, Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas”. Tema tersebut menegaskan komitmen PGRI untuk menguatkan mutu pendidikan melalui guru yang kompeten, adaptif, dan berdaya.

Karena itu, hemat saya, semestinya rangkaian seremonial peringatan HUT ke-80 PGRI di seluruh republik ini, termasuk tingkat Kabupaten Mabar, berfokus pada kegiatan peningkatan kompetensi guru dan kegiatan-kegiatan yang dapat memotivasi guru dalam melaksanakan pembelajaran. HUT PGRI dan peringatan HGN mesti menjadi momentum untuk membangkitkan spirit profesionalisme yang mengalir dalam tubuh guru.

Untuk itu, tanpa berpretensi ‘mendahului suara’ dari PGRI Mabar, melalui peringatan HUT ke -80 PGRI dan HGN tahun 2025, sudah semestinya kita mendengungkan harapan untuk segenap insan guru di Mabar. Guru tetap semangat meningkatkan profesionalisme, semakin baik dalam memberikan layanan pembelajaran dan terus berupaya keras untuk meningkatkan semangat belajar peserta didik.

Selain itu, seluruh guru diharapkan untuk tetap meningkatkan rasa kebersamaan dan soliditas sebagai sejawat, termasuk kepedulian atau kepekaan terhadap teman-teman guru yang tertimpa aneka kemelut hidup. Guru yang berstatus ASN, mungkin tidak terlalu merasakan ‘efek’ dari krisis keuangan negara saat ini. Tetapi, guru komite yang mendapat penghargaan seadanya, pasti sangat merasakan dampak dari krisis itu secara ekonomis.

Akhirnya, tentu para guru mengajak pemerintah dan masyarakat, yang merupakan pemangku kepentingan dalam bidang pendidikan, untuk terus menggemakan semangat dan komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Mabar. Kolaborasi yang kreatif dan produktif dari semua pemangku kepentingan, merupakan modal utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Mabar.

“Mars PGRI’ yang didendangkan secara meriah di aula Setda Mabar ini, bukan untuk meraih juara semata, tetapi yang lebih penting sebagai ‘pembangkit spirit’ untuk menerapkan roh profesionalisme sebagai guru secara kreatif dan produktif. Juara dalam lomba Mars, tak ada artinya jika kita tidak berhasil menjalankan tugas profesional sebagai guru.

Selamat memperingati dan merayakan HUT ke-80 PGRI dan HGN untuk semua insan pendidik di Mabar. Badai krisis politik dan ekonomi nasional, boleh saja menerjang ‘tubuh kabupaten ini’, tetapi panji profesionalisme tidak boleh kendor. Api profesionalisme harus tetap menyala agar generasi Mabar ‘segera keluar’ dari gua kegelapan irasionalitas dan kebodohan.

Silvester Joni: Staf pengajar SMK Stella Maris Labuan Bajo.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email
Print

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Info Terbaru

Karya Tulis

Opini

Statistik Kunjungan

Name
Age
Phone
๐ŸŸข Online Users
0
๐Ÿ“Š Today's Visitors
0
๐Ÿ“Š Today's Visits
0
๐Ÿ“Š Yesterday's Visitors
15
๐Ÿ“Š Yesterday's Visits
22
๐Ÿ“Š Total Visitors
30626
๐Ÿ“Š Total Visits
60887