Menu Tutup

Rapat Internal Sosialisasi dan Koordinasi Pengembangan SMK Pusat Keunggulan

“Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja serta diharapkan menjadi pusat peningkatan kualitas dan rujukan bagi SMK lainnya”

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi
Rapat internal SMK Stella Maris Labuan Bajo

SMK Pusat Keunggulan (PK) merupakan salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) Kemendikbud pada tahun 2021 ini. Pengembangan SMK PK dengan program keahlian tertentu, harus memiliki peningkatan kualitas dan kinerja. Karena itu, dibutuhkan kerja sama yang kuat dalam kemitraan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), plus hadirnya dukungan dari Pemerintah Daerah setempat dan Perguruan Tinggi Vokasi sebagai guru pendamping. Selain itu, SMK PK diharapkan dapat menjadi sekolah rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja Sekolah di sekitarnya agar memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia kerja dan industri.

Predikat SMK PK yang disandang SMK Stella Maris merupakan hasil dari kerja keras dan usaha seluruh civitas sekolah demi terwujudnya SMK yang unggul dan berkualitas, sebagaimana pernyataan Bupati Manggarai Barat saat pembukaan IHT di Hotel SMK Stella Maris (28/07/2021) “Lolosnya SMK Stella Maris Labuan Bajo sebagai salah satu SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) merupakan suatu proses panjang dan hasil kerja keras dari seluruh civitas sekolah.”

Pembukaan IHT SMK Stella Maris bersama Bupati Manggarai Barat

Hadirnya SMK Stella Maris sebagai SMK PK pada 2021 tak terlepas dari penguatan program SMK sebelumnya, yakni Revitalisasi SMK dan SMK CoE. Program Revitalisasi Sekolah lahir melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan, sedangkan program SMK CoE dirilis pada Juli 2020. Revitalisasi SMK berfokus pada insentif bantuan fisik bagi SMK melalui lima sektor prioritas, yakni maritim, pariwisata, pertanian, industri kreatif, dan teknologi, dengan melibatkan pemerintah daerah setempat.

Tahap terakhir pembangunan Hotel CoE SMK Stella Maris Labuan Bajo.

Program SMK CoE yang menyertakan pelatihan kepala sekolah dan guru kejuruan ini memiliki 4 sektor prioritas utama, yakni permesinan dan konstruksi, ekonomi kreatif, hospitalitycare services, serta prioritas lain (kerja sama luar negeri). Selain harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah juga, kemampuan SDM (kapasitas kepala sekolah dan guru yang bersertifikat) turut menjadi salah satu kriteria seleksi pada program ini. Dan SMK Stella Maris terpilih dengan prioritas hospitality.

Beberapa langkah Pengembangan SMK PK dibahas dalam rapat internal Kepala Sekolah dan seluruh Guru SMK Stella Maris. Hal-hal yang dibicarakan dalam rapat tersebut antara lain membahas pertama, sosialisasi dan koordinasi eksternal pengembangan SMK PK, kedua, pemaparan jenis-jenis kegiatan implementasi link and (super) match, ketiga, pengembangan karakter dan penguatan budaya kerja berbasis Profil Pelajar Pancasila, keempat, pengembangan platform teknologi dan penelurusan tamatan, kelima, rangkuman job description.

Rapat internal tersebut menjadi fondasi dan patokan kerja SMK Stella Maris. Besar harapan dari seluruh civitas sekolah akan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak. Pemerintah Daerah sebagai garda terdepan dalam meningkatkan SDM agar dapat memberantas pengangguran dan kemiskinan, harus memberikan stimulus dan menjadi fasilitator bagi SMK Stella Maris. Seluruh Pendidik dan Tenaga Pendidikan SMK Stella Maris siap membangun kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Selain itu, kerja sama dengan orang tua atau wali masing-masing peserta didik menjadi hal yang niscaya agar SMK Stella Maris terus maju dan menjadi unggul sehingga bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap kerja.

Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *