Menu Tutup

SMK Stella Maris Labuan Bajo: Kedepankan Ketaatan, Junjung Tinggi Persaudaraan dan Kekeluargaan

Dalam rangka membuka tahun ajaran baru, SMK Stella Maris Labuan Bajo merayakan Ekaristi bersama, Senin, 24 Juli 2023.

Sebanyak 1.700-an siswa bersama para guru dan pegawai SMK Stella Maris mengikuti Perayaan Ekaristi yang berlangsung khusyuk dan khidmat.

Perayaan tersebut dipimpin langsung oleh Romo Alaxander Jas, Pr  atau kerap disapa Romo Sandri.

Selain beliau, perayaan ini  juga dihadiri oleh Sekertaris Yayasan Sukmabar, Romo Martin Kendo, Pr serta Kepala SMK Stella Maris sendiri, Romo Kornelis Hardin, Pr.

Adapun pelaksaan Ekaristi ini merupakan rutinitas tahunan sebelum kegiatan belajar mengajar periode 2023/2024 dimulai kembali.
Di samping sebagai rutinitas, Perayaan Ekaristi yang dilaksanakan di lapangan SMK Stella Maris merupakan kegiataan puncak dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dari 680 siswa kelas X baru.

Rm Sandri dalam kotbahnya berpesan kepada civitas akademika SMK Stella Maris agar menjadi pribadi yang taat kepada pemimpin dan Allah.

Menurut dia, kedua hal ini tidak dapat dipisahkan karena taat kepada atasan merupakan tugas utama.

Dia juga menambahkan, ketaatan seperti itu merupakan bentuk iman kepada Allah.

“Bacaan hari ini meneguhkan kita sekalian agar menjadi pribadi yang taat. Layaknya seperti umat Israel yang selalu taat dibawa tongkat kepemimpinan musa, semestinya kita, para guru, pegawai ataupun siswa sekalian juga taat kepada pemimpin atau aturan yang berlaku. Misalnya saja, guru harus taat kepada kepala sekolah, siswa harus taat kepada wali kelas atau guru yang sedang mengajar. Ketaatan seperti ini merupakan bentuk iman kepada Allah.” kata Romo Sandri dalam kotbah

Sebelum mengakhiri perayaan Ekaristi Kudus, Romo Martin Kendo, Pr selaku sekertaris yayasan dalam sambutannya menyampaikan beberapa pesan untuk para guru dan siswa SMK Stella Maris.

Romo Martin menyampaikan kebanggannya terhadap pencapaian SMK Stella Maris untuk tahun ini.

Menurut Romo Martin, tahun ini merupakan jumlah terbanyak dari siswa kelas X baru.

Meski pun demikian, ia juga menyarankan agar para guru dan siswa tidak tenggelam dalam euforia seperti itu.

“Saya sangat berterima kasih kepada lembaga SMK Stella Maris atas pencapaian ini. Terima kasih kepada Romo Kepala Sekolah, para pegawai, para guru, serta semua civitas SMK Stella Maris untuk usaha yang kalian buat. Mengutip kembali kotbah Romo Sandri, saya berpesan agar kita semua menjadi pribadi yang rela berkorban untuk setiap hal dan juga menjadi pribadi yang selalu bekerja sama. Tidak boleh hanya sebagian saja yang maju sementara yang lainnya tidak. Semuanya harus dilakukan bersama-sama.” kata Romo Martin.

Sebagai Sekertaris Yayasan, Romo Martin juga menyadari perlunya peran yayasan dalam menanggulangi jumlah siswa SMK Stella Maris yang semakin banyak.

“Saya juga tahu kalau SMK Stella Maris sangat membutuhkan yayasan. Kita masih membutuhkan ruang kelas serta fasilitas lainnya. Semoga saja ditahun ini hal itu pelan-pelan terealisasi.” tandas beliau kembali.

Usai Ekaristi dilaksanakan, kegiatan ditutupi perkenalan para guru oleh Kepala Sekolah dan diakhiri pembagian kelas dari siswa kelas X baru. *

Penulis : Rio Berchmans  (Staf Pengajar SMK Stella Maris Labuan Bajo)

  1. Editor : Robert Perkasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *